Blak-blakan di EdShareOn! Muhadjir Effendy Ungkap Penyesalan Terbesar Selama Jadi Mendikbud*



 
JAKARTA, 30 SEPTEMBER 2026 — Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) periode 2016–2019, Prof. Dr. Muhadjir Effendy, M.AP., membagikan refleksi mendalam mengenai perjalanan panjang pengabdiannya di pemerintahan. Hadir sebagai narasumber dalam program Podcast EdShareOn yang dipandu oleh Eddy Wijaya, sosok yang kini menjabat sebagai Penasihat Khusus Presiden ini secara blak-blakan mengungkapkan ganjalan besar yang masih mengusik hatinya hingga saat ini.
 
Di hadapan Eddy Wijaya, Muhadjir secara terbuka mengakui penyesalan terdalamnya karena belum mampu mengangkat kesejahteraan guru secara maksimal selama memimpin Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Bagi Muhadjir, urusan kesejahteraan dan peningkatan kualitas tenaga pendidik bukan sekadar angka statistik di atas kertas, melainkan fondasi utama dan pilar terpenting bagi berdirinya suatu bangsa.
 
Dalam tayangan tersebut, ia menegaskan bahwa pembenahan sistem pendidikan nasional adalah harga mati yang harus terus diperjuangkan secara berkelanjutan. Terlebih lagi, saat ini Indonesia sedang berkejaran dengan waktu untuk mengoptimalkan potensi bonus demografi, agar peluang emas tersebut tidak berbalik menjadi ancaman sosial di masa depan akibat kelalaian dalam mengelola kualitas sumber daya manusia.
 
Transformasi Tata Kelola Penyelenggaraan Haji
 
Selain membedah dunia pendidikan, perbincangan hangat ini juga menyoroti tugas baru yang kini diemban Muhadjir di lingkaran istana. Sebagai Penasihat Khusus Presiden Bidang Haji, perhatiannya kini tertuju penuh pada evaluasi menyeluruh terhadap tata kelola penyelenggaraan ibadah haji.
 
Sebagai negara dengan pengirim jemaah haji terbesar di dunia, Indonesia dinilai membutuhkan lompatan sistemik yang jauh lebih adaptif dan responsif. Pengalaman Muhadjir yang sempat menjabat sebagai Menteri Agama ad interim pada tahun 2022 menjadi landasan kuat bagi pandangan-pandangan strategisnya. Ia memaparkan betapa pentingnya membangun tata kelola baru yang mampu menjawab kebutuhan jemaah yang kian hari kian kompleks.
 
Menurutnya, Indonesia harus mempersiapkan sistem yang lebih matang, modern, dan visioner demi memberikan perlindungan serta pelayanan terbaik bagi jemaah di masa depan. Pandangan strategis dari mantan Menko ini menjadi informasi penting bagi masyarakat dalam mengawal arah kebijakan publik ke depan.
 
Saksikan Perbincangan Lengkapnya
 
Obrolan mendalam dan penuh gagasan ini dapat disaksikan secara utuh melalui kanal YouTube resmi Podcast EdShareOn — Eddy Sharing and Discussion.
 
(Red)
Baca Juga:
Tersalin 👍

Berita Terbaru

  • Blak-blakan di EdShareOn! Muhadjir Effendy Ungkap Penyesalan Terbesar Selama Jadi Mendikbud*
  • Blak-blakan di EdShareOn! Muhadjir Effendy Ungkap Penyesalan Terbesar Selama Jadi Mendikbud*
  • Blak-blakan di EdShareOn! Muhadjir Effendy Ungkap Penyesalan Terbesar Selama Jadi Mendikbud*
  • Blak-blakan di EdShareOn! Muhadjir Effendy Ungkap Penyesalan Terbesar Selama Jadi Mendikbud*
  • Blak-blakan di EdShareOn! Muhadjir Effendy Ungkap Penyesalan Terbesar Selama Jadi Mendikbud*
  • Blak-blakan di EdShareOn! Muhadjir Effendy Ungkap Penyesalan Terbesar Selama Jadi Mendikbud*

Posting Komentar