Bangun Kesiapsiagaan Berbasis Masyarakat, Koramil Kraksaan Bersama BPBD Bentuk Desa Tangguh Bencana di Semampir

 kades.co.id 

KRAKSAAN,- 13 September 2026 Dalam upaya memperkuat ketahanan wilayah terhadap ancaman bencana, Koramil 0820-12/Kraksaan bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Probolinggo melaksanakan kegiatan pelatihan dan pembentukan Desa Tangguh Bencana (DESTANA) di Kelurahan Semampir, Kecamatan Kraksaan, Minggu (13/9/2026).

Batituud Koramil 0820-12/Kraksaan, Pelda Gangsar Setyo Nugroho, menjelaskan bahwa kegiatan ini dirancang untuk meningkatkan kapasitas, kesiapsiagaan, serta kemandirian masyarakat dalam mengidentifikasi, mencegah, dan menanggulangi potensi risiko bencana di lingkungannya. Pembentukan DESTANA merupakan langkah strategis dalam menumbuhkan budaya sadar bencana yang melibatkan partisipasi seluruh elemen masyarakat.

"Penanggulangan bencana tidak dapat dilakukan oleh pemerintah semata. Diperlukan sinergi dan kolaborasi aktif dari pemerintah desa, relawan, tenaga kesehatan, TNI-Polri, tokoh masyarakat, hingga organisasi kemasyarakatan," ujar Pelda Gangsar Setyo Nugroho.

Ia menegaskan bahwa pembentukan Desa Tangguh Bencana merupakan investasi jangka panjang yang krusial bagi keamanan dan ketahanan wilayah.

"Harapannya, masyarakat tidak hanya memahami potensi risiko yang ada di sekitarnya, tetapi juga memiliki kemampuan nyata dalam melakukan pencegahan, meningkatkan kesiapsiagaan, hingga melaksanakan penanganan awal ketika bencana terjadi," tambahnya.

Selama kegiatan berlangsung, para peserta menyusun seperangkat dokumen dan mekanisme kerja yang meliputi kajian risiko bencana, rencana penanggulangan bencana, rencana aksi komunitas, prosedur tetap peringatan dini, prosedur evakuasi, rencana kontingensi, hingga pembentukan Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) di tingkat kelurahan.

"Langkah-langkah konkret ini menjadi pondasi yang memperkuat sistem penanggulangan bencana berbasis masyarakat," ungkapnya.

Lebih lanjut, Pelda Gangsar juga menekankan bahwa upaya pelestarian lingkungan merupakan komponen tak terpisahkan dalam strategi pengurangan risiko bencana, khususnya di kawasan yang rawan bencana.

Semangat gotong royong, kebersamaan, dan kesiapsiagaan yang terbangun melalui DESTANA di Kelurahan Semampir ini diharapkan dapat menjadi teladan bagi desa dan kelurahan lain di Kabupaten Probolinggo. Bersama-sama kita wujudkan masyarakat yang tangguh, siap, dan mandiri dalam menghadapi bencana," pungkasnya.

Penulis : Pimred 

Editor : Tim Kades info 

Baca Juga:
Tersalin 👍

Berita Terbaru

  • Bangun Kesiapsiagaan Berbasis Masyarakat, Koramil Kraksaan Bersama BPBD Bentuk Desa Tangguh Bencana di Semampir
  • Bangun Kesiapsiagaan Berbasis Masyarakat, Koramil Kraksaan Bersama BPBD Bentuk Desa Tangguh Bencana di Semampir
  • Bangun Kesiapsiagaan Berbasis Masyarakat, Koramil Kraksaan Bersama BPBD Bentuk Desa Tangguh Bencana di Semampir
  • Bangun Kesiapsiagaan Berbasis Masyarakat, Koramil Kraksaan Bersama BPBD Bentuk Desa Tangguh Bencana di Semampir
  • Bangun Kesiapsiagaan Berbasis Masyarakat, Koramil Kraksaan Bersama BPBD Bentuk Desa Tangguh Bencana di Semampir
  • Bangun Kesiapsiagaan Berbasis Masyarakat, Koramil Kraksaan Bersama BPBD Bentuk Desa Tangguh Bencana di Semampir

Posting Komentar